Skema Investasi

Skema Investasi
Skema Investasi

Ekonomi Cycle

Ekonomi Cycle
Source : http://www.fxwords.com/f/fundamental-analysis.html

Indonesia InterBank Rate

Indonesia Total Car Sales

Indonesian 10Yr Bond Yield

Jakarta Stock Exchange

Fx Info Box

Fx Weekly Range

Fx Monthly Pip Banked

Kamis, 06 November 2014

Trading for a living

"Trading for a living" memiliki arti hidup dari kegiatan jual beli yang dimaksud dengan jual beli disini adalah jual beli saham. Sebuah kata magis yang mampu menghipnotis kami pada waktu mendengarnya. Bagaimana mungkin ? Karna kami belum pernah menemui orang yang hidup dari jual beli saham karna rata-rata orang yang kami temui banyak hidup dari bekerja sebagai pegawai atau buruh atau berbisnis.
Dunia pasar keuangan masih dianggap gelap oleh kebanyakan orang, kurangnya ilmu pengetahuan tentang pasar keuangan yang sangat kompleks dan tidak ada pendanaan dari perbankan untuk pasar keuangan membuat kata-kata "trading for a living" menjadi sangat magis untuk kami. Namun karna adanya pengakuan dari beberapa pihak yang menyatakan bahwa mereka hidup dari jual beli saham membuat kami tertarik untuk memikirkannya dan bahkan orang sekelas Jesse Livermore pun juga melakukan trading for a living ini. Jesse Livermore ini sendiri setenar dan memiliki harta sekelas Warren Bufet pada jaman sekarang yang bersumber dari pasar keuangan. Jesse Livermore hidup pada era 1920 an.
Pada waktu itu kami memulainya dengan membentuk Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau sering disebut orang "kalian harus memiliki target dalam hidup", RAB pun merupakan target yang harus diusahakan atau harus diraih semampu kita. RAB tersebut tidaklah terlalu rumit karna isinya adalah untuk mengetahui seberapa besar beban yang harus ditanggung dan apa saja beban-beban tersebut seperti menggaji diri sendiri, biaya listrik dan air, biaya makan dan minum, dan lain sebagainya sehingga berdasarkan beban-beban tersebut akan terlihat seberapa banyak pendanaan yang mesti didapatkan dan sebarapa besar pendapatan yang harus diraih. Kami akan sajikan ilustrasi dari RAB tersebut.

RAB

Pada ilustrasi gambar diatas terdapat dua jenis RAB : 
  1. RAB dengan pendanaan kredit yang artinya didalam RAB itu ada beban kredit (apakah kredit rumah, kendaraan, atau kredit untuk mendanai proyek trading for a living). Kredit ini bisa kepada pihak bank atau mungkin mengajak orang untuk mendanai proyek ini.
  2. RAB tanpa kredit yang artinya proyek trading for a living didanai dari kantong sendiri, jadi tidak ada beban kredit disini.
Pada bagian RAB dengan kredit kami menggunakan suku bunga pinjaman sebesar 16% per tahun dengan lamanya pinjaman selama 5 th sehingga beban cicilan kredit (bunga + pokok pinjaman) per bulannya sebesar Rp 1.332.000 per bulan untuk mendanai proyek sebesar Rp 44.400.000.
Kolom porsi pada kedua RAB memiliki arti seberapa besar  nilai dari beban-beban tersebut terhadap total pengeluaran per bulannya. Jadi RAB ini dibikin berdasarkan pengeluaran yang dikeluarkan tiap bulannya.
Kolom porsi ini memberikan informasi kepada kita beban mana yang memberatkan pengeluaran dan apakah beban yang berat tersebut bisa kita kurangi lagi untuk menghemat pengeluaran atau memang tidak bisa kita kurangi lagi. Semua tergantung kepada diri kita masing-masing untuk memberikan beban-beban tersebut.
Kami tidak mampu mengeluarkan kredit dari bank atau mengakali pihak bank supaya kredit pendanaan proyek trading for a living ini bisa cair. Ilustrasi gambar diatas hanyalah rekayasa saja tapi bisa diterapkan.
Pada RAB dengan kredit disimpulkan bahwa dana yang harus disiapkan sebesar Rp 44.400.000 yang mana dana ini kami bagi lagi yaitu sebesar 15% atau sebesar Rp 6.660.000 kami gunakan untuk modal trading tiap hari (beli saham terus dijual pada hari yang sama atau beli saham hingga mampu memenuhi targetnya dalam sebulan) dan sisanya sebesar Rp 37.740.000 kami gunakan untuk modal investasi (beli saham terus dihold hingga mencapai pertumbuhan yang diinginkan atau beli saham terus jual jika telah mencapai kerugian yang sanggup kita tanggung). Bicara tentang kerugian yang sanggup ditanggung kami jadi teringat pernah membahasnya Pada LINK ini.
Kami menggunakan porsi sebesar 15% dengan alasan supaya porsi yang digunakan untuk investasi bisa cukup besar karna porsi untuk investasi merupakan asuransi kita untuk menjaga portfolio tidak hancur lebur. Kami menyarankan besaran porsi dana untuk ditradingkan sebesar 15%-20% saja.
Dengan porsi sebesar 15% dari total portfolio atau sebesar Rp 6.660.000 kita harus meraih laba bersih sebesar Rp 625.300 per hari atau sebesar Rp 7.503.600 per bulan tapi kami tidak menargetkan jumlah hari trading sebanyak hari bursa dalam sebulannya (20 hari), kami hanya menargetkan jumlah hari hanya 12 hari saja karna dalam sebulan kami memperkirakan adanya hambatan-hambatan di dalam trading seperti ada penurunan-penurunan kecil pada pasar keuangan atau kitanya yang tidak bisa trading yang disebabkan mesti mengantarkan TOKEK ke dokter hewan pada hari itu.
Selanjutnya adalah melakukan pengawasan dari kegiatan trading kita dan pengawasan dari portfolio dengan ilustrasi sebagai berikut :
Pencatatan Progress untuk pengawasan

Pada Kotak "Target bulanan" setiap kolom berwarna kuning kita isi manual. Pada Baris Target di kolom no 1 kita isi dengan target kita per harinya atau setiap kali melakukan trading dan pada baris progress kita isikan dengan laba/rugi yang kita dapatkan setiap kali trading. Ada 12 kolom yang mesti di isi yang menyatakan aktivitas (progress) setiap trading selama 12 hari dalam satu bulan.
Pada kotak "Portfolio" ada 12 kolom juga yang diisikan tapi hal ini mewakili 12 bulan, gunanya untuk melihat pertumbuhan portfolio setiap bulannya yang akan dibandingkan dengan index (dalam hal ini adalah IHSG).
visualisasi kegiatan sebagai berikut :

Visualisasi kegiatan trading, apakah dapat memenuhi target atau tidak

Visualisasi pertumbuhan portfolio dan perbandingan dengan index

Kami mengilustrasikan bahwa kemampuan portfolio diatas index dan kemampuan aktivitas trading mampu memnuhi target walaupun progress dan portfolio sempat terjadi penurunan tapi pada akhirnya mampu memenuhi target-targetnya.
Kami tidak lagi melakukan "trading for a living" karna sangat menyita waktu seperti layaknya mengurus toko atau mengurus bisnis dan kondisi kesehatan kami tidak memadai untuk melakukakan kegiatan yang sangat menguras fikiran dan tenaga ini.

Kami berharap tulisan kali ini mampu membuka fikiran dan pehaman bahwa trading for a living itu bisa dilakukan karna layaknya memiliki toko atau bisnis meskipun targetnya tergolong besar dan untuk itulah kita mesti memperbanyak ilmu pengetahuan pada bidang apa pun karna pasar keuangan itu sangat kompleks dan latihlah terus pengetahuan tersebut karna target kita tiap harinya adalah sebesar 2.8% - 9% per hari terhadap modal untuk trading atau target kita sebesar 7% - 16.90% per bulan terhadap portfolio atau 7%-20% per bulan terhadap modal untuk investasi.

Kamis, 11 September 2014

kondisi emerging market september 2014

Gambar diatas merupakan gambaran macro dari perekonomian dunia dimana terdapat beberapa index-index yang mewakili perekonomian dunia.
Gambar diatas dibuat dalam bentuk persentase antara nilai closing tahun berjalan dengan nilai penutupan desember tahun 2013.
Berdasarkan gambar diatas yang paling tinggi kenaikannya sejak desember tahun 2013 adalah IHSG (index pasar saham Indonesia).
Garis besarnya adalah terjadinya peralihan dana dari komoditi, obligasi, emas, ke instrument pasar saham dan cash (USD naik terhadap rata-rata mata uang mayor dunia yang menandakan investor memegang uang cash). Mulai terlihat jelas sejak akhir Juni 2014 dimana index USD bergerak naik dan index pasar saham dunia maupun index pasar saham indonesia dan amerika terlihat sudah bergerak naik semenjak akhir Desember tahun 2013. Index USD naik dikarenakan pertaruhan para head fund bahwa amerika akan menaikan suku bunga acuannya, jika amerika menaikan suku bunga acuannya maka akan memicu head fund atau investor untuk mengalihkan dananya kedalam USD sehingga saham-saham, obligasi, dan komoditas akan turun (dijual) sehingga mendapatkan cash (US Dollar). Suku bunga acuan amerika naik juga memberikan pengertian bahwa uang beredar akan ditarik masuk kedalam perbankan sehingga pengucuran kredit mulai tertahan.
Pada dasarnya jika mata uang suatu negara melemah maka akan memicu penurunan harga saham atau dengan kata lain jika USD naik maka pasar saham akan turun tapi pada kondisi saat ini september 2014 dimana USD uptrend dan pasar saham juga dalam keadaan uptrend, bagi kami hal ini memberikan pengertian bahwa para partisipan sedang melakukan hedging terhadap pertaruhan bank central amerika akan menaikan suku bunga acuannya, jika suku bunga acuan naik maka pasar saham akan turun dan index USD akan naik dan jika suku bunga acuan tidak naik maka pasar saham akan terus naik dan index USD akan turun.

Kesimpulan :
mari kita sama-sama menunggu apa yang akan terjadi apakah bank central amerika akan menaikan suku bunganya atau tidak, apapun yang akan terjadi kedepannya maka kita telah mempersiapkan strateginya.

Selasa, 09 September 2014

Respon investor terhadap produk baru perusahaan

Notabennya jika sebuah perusahaan menelurkan produk baru akan berkorelasi terhadap penjualan, jika produk baru tersebut bagus maka akan diserap oleh konsumen tapi jika produknya tidak bagus maka tidak akan diserap oleh konsumen.
Baru saja kami membaca sebuah artikel pada wallstreet journal tentang bagaimana reaksi saham apple terhadap produk-produk baru yang mereka luncurkan. Artikel dapat dibaca disini
Ternyata tidak selalu produk yang di luncurkan oleh apple akan direspon dengan kenaikan harga sahamnya, seperti pada saat iphone 3G atau ipad 2 diluncurkan ke pasar, harga sahamnya malah turun tapi begitu iphone 3GS atau new ipad diluncurkan ke pasar malah di respon dengan kenaikan harga saham.

sumber gambar : Wallstreet Journal

Dari gambar yang ditampilkan pada artikel wallstreet journal dapat dipahami bahwa pada saat sebuah produk benar-benar baru selalu direspon jelek oleh harga sahamnya, kami berpendapat bahwa hal ini terjadi dikarenakan ada semacam keburukan pada produknya tapi begitu ditelurkan produk penggantinya (dari iphone 3G menjadi iphone 3GS) para investor sudah berasumsi bahwa produk pengganti sudah mengalami perbaikan dan akan direspon dengan kenaikan harga sahamnya. Terkecuali pada saat Iphone dan Ipad diluncurkan lansung direspon dengan kenaikan harga saham dikarenakan oleh iphone adalah sebuah produk yang di dahului oleh IPOD, dimana iphone juga merupakan penyempurnaan (perbaikan) dari ipod (ipod yang bisa untuk telpon = iphone) dan begitu juga pada saat ipad diluncurkan lansung direspon dengan kenaikan harga saham dikarenakan ipad adalah iphone yang dilebarkan ukurannya (ipad penyempurnaan dari iphone dengan ukuran gadget lebar).
Hal ini membuktikan bahwa jika produknya bagus akan diserap pasar tapi jika tidak bagus tidak akan diserap pasar.

kesimpulan :
Jika anda berniat untuk membeli iphone 6 yang akan diluncurkan, telitilah terlebih dahulu sebelum membelinya atau tunggulah produk perbaikannya dikemudian hari.

Minggu, 17 Agustus 2014

RUIS (PT. Radiant Utama Interinsco. TBK)

Berdasarkan penjelasan RUIS pada WEBSITENYA, mereka menyatakan bahwa perusahaan didirikan pada tahun 1975 dimana perusahaan pada waktu itu bergerak dibidang jasa " pengujian tidak merusak " untuk minyak dan gas. Gambarannya mereka ini merupakan kumpulan tim-tim ahli.
Ini Milestone and Award RUIS.

Sekarang kita akan liat bagaimana performance laporan keuangan RUIS ini

Gambar diatas merupakan grafik dari pendapatan dan laba bersih RUIS, pendapatannya dari tahun ke tahun mengalami up trend dan labanya pada quarter 1 th 2014 ini mengalami lonjakan (breakout). Kami menyimpulkan bahwa RUIS baru mengalami pertumbuhan.


Porsi dari cash terhadap aset dari tahun ke tahun mengalami downtrend, ini merupakan tanda bahwa RUIS mengalami kekeringan liquiditas yang bisa berdampak pada berhentinya kegiatan kerja. Posisi cash tidak bagus karna tidak sebanding dengan asset yang dia miliki, kami berkeyakinan bahwa sebuah perusahaan yang bagus memiliki ratio perbandingan cash terhadap asset minimal sebesar 10%.





Laba bersih yang mulai naik sejak tahun 2011 hingga Q1-2014 menopang kenaikan jumlah cash tapi seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa posisi cash terhadap asset tidak sebanding atau masih kecil. Modal kerja (working capital) mengalami downtrend dari tahun ke tahun dan modal kerja yang menurun ini di topang oleh cash flow from operation yang berkemungkinan besar untuk working capital diambil dari hutang. Kami menyimpulkan bahwa RUIS benar-benar kekeringan liquiditas yang biasa dialami pada perusahaan yang sedang berexpansi. Merujuk kepada data-data diatas kami jadi bertanya, apa yang dilakukan RUIS ini sehingga mengalami kekeringan liquiditas ? Untuk menjawab pertanyaan ini kami akan merujuk pada laporan CAPEX (belanja modal) dibawah ini.




Gambar ini memperlihatkan bahwa RUIS mengeluarkan belanja modal yang besar pada tahun 2011 yang nilainya hampir 600 milliar yang pembiayaannya diambil dari hutang. Nilai hutang RUIS juga melonjak besar pada tahun 2011 yang mencapai 1 triliun yang sebelumnya cuma mendekati 600 milliar. Jadi kekeringan liquiditas yang dialami RUIS bersumber dari lonjakan hutang untuk membiayai expansi usahanya. Kami mencoba mencari tahu expansi apa yang dilakukan oleh RUIS ini, ternyata media massa banyak menyebutkan bahwa RUIS ini expansi minyak dan gas di blok Sumatra seperti yang tertera pada sumber-sumber berikut ini :

  1. Okezone.com 
  2. Bisnis.com 
  3. Website anak usaha RUIS 

Jika benar ini adanya, tentunya kedepan RUIS bisa mengalami pertumbuhan dan semoga masalah kekeringan liquiditasnya bisa teratasi. Manajemen menyatakan akan berusaha untuk melakukan explorasi minyak dan gas tersebut terhadap blok Sumatra paling lambat akhir tahun ini.

Bagi kami kondisi Fundamental RUIS yang ada harapan ini merupakan sebuah bahan bakar untuk harga sahamnya. Jika mobil tidak memiliki bahan bakar maka mobil tersebut tidak akan bergerak. Sekarang mobilnya ada dan bahan bakar juga sudah ada tapi kalau tidak di hidupkan mesinnya ya tidak bergerak juga mobilnya dan untuk itulah kita akan melihat apakah mesinnya sudah dihidupkan atau belum dengan menggunakan pendekatan teknikal analisis.

Yearly time frame

Quarterly time frame

Daily time frame

Data ini menunjukan adanya transaksi penambahan pembelian saham pada pemegang diatas 5%

Daftar pemegang saham diatas 5%

Pemegang saham pengendali
Data daftar pemegang saham diatas menyatakan bahwa lonjakan transaksi yang terlihat pada grafik harga menyatakan bahwa lonjakan transaksi tersebut merupakan pengumpulan barang dan bukan penggorengan harga semata.
Kami menyimpulkannya bahwa ada pihak-pihak yang tertarik dengan RUIS ini yang berkemungkinan disebabkan oleh pertumbuhan fundamental dan aksi expansinya pada blok sumatra tapi harga yang dalam kondisi harga yang stagnansi menunjukan mobilnya belum di starter.
Jika dilakukan pembelian dalam jumlah besar dari total portfolio sekarang terhadap RUIS akan sangat mengganggu gerak dari portfolio kami dikarenakan harga yang masih dalam kondisi stagnan.
214 box atas pada daily, 235 tertinggi harga saat ini, dan 310 box atas dari yearly time frame, angka-angka ini bisa digunakan sebagai titik-titik pembelian nantinya dengan target fundamental yang kami perkirakan pada kisaran 400 hingga 600 kedepannya.
 
Asumsi penghitungan perkiraan harga wajar

Skenario pembelian awal dan lansung merugi 10% dari harga beli
 
Skenario laba dengan pembelian yang bertahap

Kamis, 14 Agustus 2014

Permintaan Emas Quarter 2 - 2014 Menurun

Setelah membaca sebuah headline dari yahoo finance tentang menurunnya permintaan emas yang bisa dilihat pada website yahoo finance ini, kami lansung merujuk ke website World Gold Council untuk melihat datanya dan mengedit data tersebut untuk lebih mudah di pahami.

Data asli dari World Gold Council

Data editan

Grafik Permintaan Emas per quarter

Grafik Harga per quarter

Grafik Nilainya (jumlah permintaan x harga) per quarter

 Dari grafik-grafik diatas kami menyimpulkan bahwa permintaan emas masih dalam fase downtrend yang mampu memicu penurunan harga lebih lanjut. Dan ternyata dari data world gold council tersebut dapat diketahui bahwa permintaan emas tiap tahunnya dari bank sentral setiap negara tidaklah begitu banyak. Rata-rata selama 3 tahun porsi permintaan emas dari bank sentral terhadap jumlah total permintaan emas hanya sebesar 11.24% saja. Permintaan terbesar bersumber dari perhiasan (jewellery), Total bar and coin, investment, dan physical bar demand.

Grafik porsi rata-rata

Minggu, 20 Juli 2014

Berteman dengan kebaikan bahagian 2

Pada postingan sebelumnya kita telah membahas tentang model atau bentuk dari trend harga yang bagus atau bentuk dari trend harga yang kami cari. Kami mendahulukan pendekatan teknikal analysis untuk mencari potensi-potensi yang kami inginkan dikarenakan kami berkeyakinan bahwa harga merupakan cerminan atau respon dari partisipan terhadap performa sebuah perusahaan. Kembali lagi kepada keyakinan kami yang lainnya, yaitu sebuah perusahaan yang bagus harganya atau respon dari partisipan tidak akan pernah turun atau lesu tapi berhubung kami bukan sang pencipta (TUHAN) dimana bisa menentukan kejadian dimasa depan maka dari itu kami selalu mempelajari kejadian-kejadian dimasa lalu dan memperhatikan kejadian pada saat ini untuk mengira-ngira kejadian dimasa datang. Pada saat kami mendapatkan kemungkinan kejadian dimasa datang maka tidak semata-mata kami akan berpegang pada kemungkinan tersebut karna ia hanya merupakan sebuah kemungkinan saja tapi kami akan berpegang kepada kejadian pada saat ini.

Siklus analisa kami adalah :
1. Pelajari kejadian masa lalu.
2. Perhatikan kejadiaan saat ini.
3. Kemungkinan kejadian masa depan akan terlihat.
4. Awasi kejadian pada saat ini apakah masih mendukung kemungkinan kejadian pada masa depan.
ke empat siklus diatas memberikan kesimpulan KEWASPADAAN. Selalu waspada terhadap berbagai macam kemungkinan yang akan terjadi.

 Untuk itulah kami menggunakan dua buah pendekatan analisis yang disebut dengan TECHNO FUNDAMENTAL (gabungan analisis teknikal dan fundamental). Pada kesempatan kali ini kami akan memaparkan sedikit tentang fundamental perusahaan.
Tempo hari kami memaparkan bahwa berteman dengan kebaikan akan memberikan pengaruh yang baik kepada kita. Kami memberikan beberapa model atau contoh bagaimana bentuk sebuah trend harga yang baik. Apakah pola trend harga yang baik di topang oleh keadaan fundamental yang baik juga ? jawabannya adalah iya. Untuk lebih singkatnya kami akan paparkan analisa fundamental ARNA yang di ulas oleh Parahita Irawan. Berikut ini kami akan perlihatkan keadaan fundamental dari ARNA yang kami dapatkan dari Blog Parahita


Dan penjelasan Parahita pada blognya tentang ARNA dapat dilihat pada link berikut :
Gambar diatas memberikan petunjuk bahwa harga dan performa perusahaan berkorelasi. jika laba (earnings) turun maka harga juga ikut turun dan jika laba naik maka harga juga ikut naik. Disamping itu juga bisa kita saksikan bahwa performa fundamental pun juga memiliki TREND layaknya TREND pada harga, ada saatnya trend laba turun, ada saatnya laba break out, dan ada saatnya laba up trend.

Contoh lain dari trend performa fundamental (gambar diambil dari www.ft.com dan telah di edit)





Contoh trend fundamental pada perusahaan AAPL yang diambil dari www.gurufocus.com
 Ini semua adalah contoh-contoh yang bisa kita pelajari bahwa partisipan akan merespon performa fundamental yang bagus, fundamental trend naik maka harga trend naik juga seperti trend-trend harga yang telah kami paparkan pada postingan sebelumnya.
Tapi terkadang ada juga kejadian dimana performa fundamentalnya menurun atau stag tapi trend harga malah naik, untuk menyikapi kejadian ini kita mesti mencari informasi apakah perusahaan akan mengalami boom (kenaikan yang signifikan atau break out) pada laba atau ada permainan aset seperti akuisisi, merger, backdoor listing, right issue yang kesemuanya akan membuat perusahaan untung besar.

Kami melakukan riset kecil lagi dengan menggunakan data harga tahun 2014 ini hingga tanggal 19 Juli 2014, dimana kami mencari harga yang tumbuh minimal 100% dari penutupan tahun 2013 ke tertinggi tahun 2014.
Berdasarkan riset sebelumnya yang kami paparkan pada postingan sebelumnya dapat kita ketahui bahwa harga yang mengalami uptrend yang sigfikan 88% bermain diatas tertinggi tahun sebelumnya dan terus uptrend hingga harga berhenti melakukan uptrendnya itupun dari tertinggi tahun sebelumnya harga terus bertumbuh 100% bahkan lebih dan dari data-data itu juga sebesar 67% harga sempat turun dibawah terendah tahun sebelumnya. Volume pun juga ikut diperhitungkan dimana volume hanya diizinkan menyusut sebesar 80% saja terhadap volume tahun sebelumnya.
Data mentah dari awal tahun 2014 hingga 19 Juli 2014

Code    = Kode saham
H>RH  = Tertinggi tahun ini lebih tinggi dari tertinggi tahun sebelumnya
LVol G    =  Pertumbuhan volume tahun ini
Growth = Pertumbuhan harga dari penutupan tahun sebelumnya ke tertinggi hingga saat ini

Data mentah ini kami pecah lagi dengan tidak mengikutkan saham-saham yang tidak bermain atau pernah bermain diatas tertinggi tahun sebelumnya dan juga tidak mengikutkan saham-saham yang volumenya menyusut lebih dari 80% dan volume tahun ini bermain dibawah 5.000.000 lembar.


Data pemecahan
Hanya sedikit yang tersisa setelah dilakukan pemecahan. Kami memberikan nilai terhadap fundamental masing-masing saham
 

Total nilai
Ini semua saham-saham yang terus rally (uptrend) diatas tertinggi tahun sebelumnya berikut dengan nilai performa fundamental (trend dari fundamental).
Total nilai diatas 5 atau sama dengan 5 BAGUS.
Total nila diatas 1 dan dibawah 5 AMAN.
Total nilai dibawah 1 atau sama dengan 0 POTENSI JELEK.
Total nilai dibawah 0 JELEK.
Ada dua saham yang nilai trend fundamentalnya kami anggaptidak bagus yaitu FORU dengan peringkat JELEK dan KBLV dengan peringkat POTENSI JELEK.
Akan menjadi pertanyaan kenapa kedua saham itu bisa rally tinggi dalam waktu beberapa bulan saja, inilah yang kami maksud dengan "apakah perusahaan akan mengalami boom (kenaikan yang signifikan atau break out) pada laba atau ada permainan aset seperti akuisisi, merger, backdoor listing, right issue yang kesemuanya akan membuat perusahaan untung besar".

FORU memiliki peringkat paling JELEK tapi harganya rally, hal ini disebabkan karna FORU merupakan sebuah perusahaan Advertising (iklan) ternama dimana manajemen FORU mentargetkan pendapatan dan laba perusahaan yang besar pada tahun ini dikarenakan pada tahun 2014 ini ada pemilu di indonesia sehingga FORU memiliki harapan untuk menggaet partai-partai politik untuk bikin iklan yang bisa menyebabkan pendapatan dan laba FORU yang hingga saat ini mengalami down trend bisa break out atau reversal (mengalami perbaikan).
KBLV memiliki peringkat POTENSI JELEK, artinya berpotensi menjadi jelek tapi harganya juga mengalami rally diatas tertinggi tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karna Berita ini dan berita ini, adanya permainan aset dengan nilai yang cukup besar mencapai angka Rp 1,3 Triliun. Partisipan memperkirakan kedepannya KBLV akan mengalami perbaikan juga.

Dengan mempelajari historical techno fundamental ini dan melihat kejadian saat ini mudah-mudahan kita bisa melihat berbagai kemungkinan-kemungkinan masa depan dengan terus mengawasi kejadian-kejadian pada saat ini. Kami rasa dua postingan kami ini bisa memberikan pandangan atau pengetahuan di dalam memilih perusahaan atau saham yang berpotensi bagus kedepannya.

Kesimpulan :
Saham atau perusahaan yang bagus menurut kami adalah trend harga dan trend performa fundamental sangat berkorelasi karna terkadang trend harga dan trend fundamental tidak berkorelasi.
Trend fundamental yang bagus menurut kami adalah performa yang up trend, break out, atau performa saat ini jelek (turun) tapi kedepannya akan menjadi bagus yang disebabkan oleh berbagai macam hal. Yang tidak berkorelasi bukanlah perusahaan yang bagus menurut kami.

Selasa, 29 April 2014

Berteman dengan kebaikan

Kami terinspirasi dari pepatah bahwa seorang teman sangat mempengaruhi kehidupan seseorang yang diistilahkan dengan berteman dengan orang baik maka kita akan menjadi baik dan berteman dengan orang jahat maka kita akan menjadi jahat. Kami menyadari bahwa tingkah laku terbagi dalam dua jenis, yaitu tingkah laku yang baik dan tingkah laku yang jahat. Tingkah laku yang baik akan menghasilkan kebaikan dan tingkah laku yang jahat akan menghasilkan keburukan. Jika kita ingin menghasilkankan kebaikan maka caranya hanya satu, yaitu bertingkah laku yang baik dan untuk bisa bertingkah laku yang baik maka bertemanlah dengan orang baik.

Berlandaskan hal ini kami jadi berfikir, apakah didalam kehidupan sosial masyarakat terutama didalam bisnis pepatah berteman dengan kebaikan tersebut juga berlaku ? Jawabannya ternyata adalah berlaku.
Lalu muncul lagi dalam fikiran kami, apakah didalam teknikal analisis pepatah tersebut juga berlaku ? Jawabannya sekali lagi adalah berlaku.
Kami menyadari bahwa perusahaan yang bagus maka harga sahamnya pasti tidak akan turun karna partisipan pasar akan memburu saham-saham perusahaan yang bagus.
Lalu bagaimanakah dengan tingkah laku atau pola harga dari perusahaan yang bagus tersebut ?
Kami melakukan beberapa riset statistik sederhana selama 8 tahun sejak tahun 2005 hingga 2013, kami mensyaratkan harganya minimal bertumbuh sebesar 100% dari tutupan tahun sebelumnya hingga tertinggi tahun saat ini yang artinya jika tahun 2005 harga penutupannya adalah 100 perak maka harga tertinggi pada tahun 2006 adalah 200 yang berarti harga sempat bertumbuh sebesar 100% dalam rentang waktu tersebut.
Kami menemukan beberapa hal :

  1. Dengan rerata sebesar 88% harga naik lebih tinggi dari tertinggi tahun sebelumnya.
  2. Dengan rerata sebesar 67% harga terendah saat ini lebih besar atau sama dengan terendah tahun sebelumnya.
  3. volume tahun ini bertumbuh 10% lebih besar dari volume tahun sebelumnya.
  4. volume tahun ini menyusut 80% lebih kecil dari volume tahun sebelumnya.
dengan menggunakan data ini bisa disimpulkan bahwa sebuah harga akan berpotensi bertumbuh sebesar 100% dalam rentang waktu 1 tahun jika harga berhenti turun yang artinya harga terendah saat ini lebih besar atau sama dengan harga terendah tahun sebelumnya dengan pertumbuhan volume sebesar 10% atau minimal volume menyusut sebesar-80%, maka harga pada tahun ini cenderung akan naik lebih tinggi dari harga tertinggi tahun sebelumnya.


Berdasarkan kesimpulan diatas kami mencoba untuk melihat struktur pergerakan harga  dengan menggunakan time frame yearly, quarterly, dan daily yang akan kami tunjukkan pada beberapa gambar saham-saham dibawah.
note : pada setiap gambar, apapun time framenya akan keliatan garis-garis moving average dengan periode dan warna yang sama pada setiap gambar.
  1. Garis berwarna merah adalah moving average periode 5.
  2. Garis berwarna hijau adalah moving average periode 10.
  3. Garis berwarna biru adalah moving average periode 30.
  4. garis berwarna ungu adalah moving average periode 60.
  5. Garis berwarna pink adalah moving average periode 200.
Pergerakan harga ARNA
ARNA time frame Yearly

ARNA time frame Quarterly

ARNA time frame Daily

ARNA melonjak hebat sejak tahun 2012. Perhatikan pergerakan harga saham ARNA pada masing-masing time frame sejak tahun 2012. ARNA keliatan gelagatnya sejak tahun 2010 dimana harga terendah lebih besar atau sama dengan terendah tahun sebelumnya dan ARNA juga menembus titik tertinggi sepanjang sejarah sebelum tahun 2010. Pada time frame Quarterly ARNA sejak tahun 2010 hingga akhir 2011 terlihat stagnan dimana harganya susah naik dan terkadang terendah quarternya lebih rendah dari quarter sebelumnya, titik tertinggi quarternya ada yang lebih tinggi dari quarter sebelumnya tapi di tutup pada harga yang lebih rendah dari tertinggi quarter sebelumnya. Namun bagusnya, ARNA pada time frame quarter penurunan harga tertahan pada moving average periode 5 dan periode 10.
Barulah pada tahun 2012 harga bergerak dengan enteng selalu ditutup lebih tinggi dari tertinggi quarter sebelumnya dan harga terendah pun selalu lebih besar dari terendah quarter sebelumnya.
Pada grafik ARNA time frame daily juga terlihat harga bergerak dalam kisaran moving average periode 30 dan 60 dengan trend naik dan bahkan moving average periode 60 bergerak menjauhi moving average periode 200 dan pada time frame Yearly harga ARNA juga tertahan penurunannya pada moving average periode 5 dan 10. Untuk lebih detil kita akan lihat pergerakan harga ARNA pada time frame daily dibawah ini :
ARNA time frame Daily spesifik

Pergerakan harga ADHI
ADHI time frame Yearly

ADHI time frame Quarterly

ADHI time frame Daily

ADHI juga memiliki pola yang sama dengan ARNA, yaitu pada time frame Yearly dan Quarterly harga tertahan penurunannya pada moving average periode 5 dan 10, titik terendah selalu lebih tinggi atau sama dengan titik terendah sebelumnya dan harga juga selalu di tutup lebih tinggi dari titik tertinggi sebelumnya.
Pada time frame daily harga bergerak dalam kisaran moving average periode 30 dan 60 dengan trend naik dan bahkan moving average periode 60 bergerak menjauhi moving average periode 200.
Untuk lebih detil kita akan lihat pergerakan harga ADHI pada time frame Daily dibawah ini :

ADHI time frame Daily spesifik

Pergerakan harga DOID
DOID time frame Yearly

DOID time frame Quarterly

DOID time frame Daily

Sekali lagi kami menemukan hal yang sama dengan penemuan pada pergerakan dua buah saham diatas.
DOID juga memiliki pola yang sama dengan ARNA, yaitu pada time frame Yearly dan Quarterly harga tertahan penurunannya pada moving average periode 5 dan 10, titik terendah selalu lebih tinggi atau sama dengan titik terendah sebelumnya dan harga juga selalu di tutup lebih tinggi dari titik tertinggi sebelumnya.
Pada time frame daily harga bergerak dalam kisaran moving average periode 30 dan 60 dengan trend naik dan bahkan moving average periode 60 bergerak menjauhi moving average periode 200.
Untuk lebih detil kita akan lihat pergerakan harga DOID pada time frame Daily dibawah ini :

DOID time frame Daily spesifik

Riset kecil yang kami lakukan dengan menggunakan statistik sederhana mampu menyajikan bagaimana pergerakan harga yang baik, bahwa sebuah harga akan berpotensi bertumbuh sebesar 100% dalam rentang waktu 1 tahun jika harga berhenti turun yang artinya harga terendah saat ini lebih besar atau sama dengan harga terendah tahun sebelumnya dengan pertumbuhan volume sebesar 10% atau minimal volume menyusut sebesar-80%, maka harga pada tahun ini cenderung akan naik lebih tinggi dari harga tertinggi tahun sebelumnya dengan ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Harga terendah pada time frame Yearly lebih besar atau sama dengan harga terendah pada tahun sebelumnya.
  2. Harga terendah pada time frame Quarterly pada tahun yang sama dengan time frame Yearly juga lebih besar atau sama dengan harga terendah pada tahun sebelumnya.
  3. Pada time frame Yearly dan Quarterly, harga mengalami kenaikan dan ditutup diatas moving average periode 5 atau kalaupun terjadi penurunan maka harganya tidak lebih rendah dari moving average periode 5 atau periode 10.
  4. Pada time frame Yearly dan Quarterly, harga selalu di tutup lebih tinggi dari harga tertinggi sebelumnya atau minimal penutupan harga lebih besar dari harga pembukaan (jadi kondisinya up).
  5. Pada time frame Daily, penurunan harga tidak lebih rendah dari moving average periode 30 atau periode 60 dan moving average periode 60 menjauhi moving average periode 200 dengan arah naik.
  6. Pada time frame Daily, box-box yang terbentuk selalu lebih tinggi. Jika harga berada dibawah box bagian bawah saat ini lakukan penjualan dan jika harga berada diatas box bagian atas saat ini maka lakukan pembelian.
  7. Pada time frame daily harga selalu membentuk up trend dengan adanya higher high dan lower high ( penjelasan higher high dan lower high ).
  8. Pertumbuhan volume pada time frame Yearly sebesar 10% atau jika menyusut tidak lebih rendah dari -80%.
Bagaimana jika pada saat harga sedang membentuk box-boxnya, harga tersebut mengalami stagnasi ?
Sepanjang sepengetahuan kami, stagnasi yang wajar pada time frame Daily tidak lebih berlangsung selama 4 minggu berturut-turut. Kami jadi teringat pada tulisan Jesse Livermore yang menyatakan bahwa dia tidak menyukai harga yang mengambang (stagnan). Jika dia memiliki sebuah saham yang harganya mengambang selama 1 minggu maka dia akan melakukan penjualan terhadap saham tersebut meskipun dalam keadaan merugi. Kami berfikir bahwa lebih baik merugi dalam porsi yang kecil ketimbang nilainya tergerus oleh waktu selama 4 minggu berturut-turut.

Apakah pergerakan harga seperti penjelasan sebelumnya di topang oleh Fundamental yang bagus juga ? Untuk menjawab pertanyaan ini akan kami jelaskan nanti.

Berdasarkan riset kecil kami ini maka pepatah "berteman dengan kebaikan" bisa juga ditemukan pada pergerakan harga. 
Bagi kami, saham yang bagus adalah saham yang harganya naik.
Bagi kami, saham yang bagus adalah saham yang harganya tidak turun.
Bagi kami, saham yang bersahabat adalah saham yang baik. Saham yang baik adalah saham yang naik dan tidak turun. Saham yang baik adalah saham yang memiliki ciri-ciri seperti yang disebutkan diatas dan berpola seperti pada gambar-gambar diatas. Dan juga mirip dengan saham-saham yang dipilih oleh Nicolas Darvas

Bersahabatlah dengan orang baik, semoga dikemudian hari kita akan menuai kebaikan.