Skema Investasi

Skema Investasi
Skema Investasi

Ekonomi Cycle

Ekonomi Cycle
Source : http://www.fxwords.com/f/fundamental-analysis.html

Indonesia InterBank Rate

Indonesia Total Car Sales

Indonesian 10Yr Bond Yield

Jakarta Stock Exchange

Fx Info Box

Fx Weekly Range

Fx Monthly Pip Banked

Rabu, 08 Januari 2014

Pemilu 2014

Tahun 2014 ini adalah tahun dimana rakyat Indonesia melakukan pemilihan umum Presiden Republik Indonesia, banyak informasi yang beredar pada setiap tahun pemilu akan ada kenaikan pada IHSG yang cukup signifikan yang disebabkan oleh masuknya dana-dana partai lebih banyak kedalam bursa saham untuk menopang kekuatan financial dari partai-partai politik tersebut.
Apakah informasi ini didukung oleh sejarah atau historical dari pergerakan index harga saham gabungan indonesia (IHSG) ? mari kita tinjau fakta-faktanya.

Tabel diatas diambil dari historical IHSG di setiap tahun pemilu dimana penghitungan pertumbuhan naik dan turun didasarkan pada nilai penutupan akhir tahun di tahun sebelum tahun pemilu. Sebagai contoh pemilu tahun 1999 maka nilai penutupan yang diambil sebagai dasar adalah nilai penutupan tahun 1998, sehingga kita bisa melihat jarak kenaikan dan penurunan terhadap nilai tutupan tahun sebelumnya. Jarak antara nilai tertinggi tahun 1999 dan penutupan tahun 1998 dan jarak nilai terendah tahun 1999 dengan penutupan tahun 1998.
Pada tabel tersebut rata-rata kenaikan IHSG sebesar 71.49% dan rata-rata penurunan IHSG sebesar -6.11%. Pada tahun 2013 IHSG di tutup pada angka 4,274.18 yang artinya jika kita hitung kenaikan dan penurunan IHSG ke depan berdasarkan rerata selama ini maka IHSG akan naik ke angka 7,329.65 dan akan turun ke angka 4,013.17. Kami juga membuatkan standar deviasi rerata kenaikan dan penurunan tersebut.
STDEV             = Standar Deviasi dari rerata
STDEV Atas     = Standar Deviasi tertinggi dari rerata
STDEV Bawah  = Standar Deviasi terendah dari rerata
Penjelasannya :
rerata kenaikan adalah sebesar 71.49% dengan deviasi sebesar 40.31% maka standar deviasi atas akan bernilai 71.49% + 40.31% = 111.80% dan standar deviasi bawah 71.49% - 40.31% = 31.18% dan begitu juga untuk kolom "TURUN".
Saat ini ekonomi global menghadapi tekanan yang sangat berat sekali membuat ekonomi negara-negara di dunia menjadi melambat dan tidak terkecuali Indonesia. Oleh sebab itu kami menyangsikan juga bahwa IHSG sanggup bertumbuh sebesar Stdev bawah 31.18% dikarenakan tekanan ekonomi tersebut. Kami beranggapan bahwa berkemungkinan besar IHSG hanya sanggup bertumbuh dalam range 10%-20% atau sekitar angka 4,700 - 5,100. Dan range penurunan berkemungkinan besar akan berkisar -2.55% hingga -9.67% atau 4,165 - 3,861.

Sekarang mari kita lihat bagaimana IHSG bergerak pada tahun-tahun terjadinya PEMILU.

Tahun 1999

Tahun 2004

Tahun 2009

Dari ketiga gambar diatas bisa disimpulkan pada awal tahun PEMILU dari january hingga maret IHSG cenderung tertekan dan bulan maret merupakan bulan dimana penekanan berhenti dan akan pada bulan april terjadi kenaikan yang cukup cepat. Pada bulan april juga ada terjadi tekanan yang cukup besar setelah kenaikan cepat yang terjadi dari bulan maret hingga april.
Setelah terjadi tekanan pada bulan april, IHSG baru akan bergerak naik lebih tinggi hingga semester dua pada tahun-tahun tersebut.
Tabel Pertumbuhan dari Maret ke April

Kesimpulannya adalah bulan maret merupakan bulan dimana bottom akan ditemui dan bulan april merupakan bulan pembongkaran atau penukaran portfolio untuk berbagai macam probability yang akan terjadi hingga semester dua.
Apakah sejarah akan berulang lagi ?


Kamis, 02 Januari 2014

Memahami Sebuah Perusahaan

5 element penting yang mesti dilihat pada sebuah perusahaan :
1.       Prospek umum jangka panjang perusahaan.
2.       Kualitas manajemen.
3.       Kekuatan keuangan dan struktur modal.
4.       Catatan pembayaran dividen (masa lalu).
5.       Tingkat pembayaran dividen saat ini.

Prospek umum jangka panjang perusahaan
Dengan mempelajari laporan keuangan selama 10 th atau 5 th kebelakang maka kumpulkanlah bukti untuk membantu anda menjawab dua pertanyaan utama :
1.       Apa yang membuat perusahaan ini tumbuh ?
2.       Dari mana laba (potensi laba) perusahaan berasal ?
Ada beberapa masalah yang harus kita perhatikan disaat mempelajari laporan keuangan :
1.       Perusahaan adalah pengakuisisi serial.
Dengan rerata akuisisi 2 atau 3 kali per tahun adalah tanda potensi masalah pada perusahaan tersebut. Logikanya adalah bahwa perusahaan tersebut lebih memilih berinvestasi pada perusahaan lain ketimbang berinvestasi pada diri sendiri. Periksa juga track record perusahaan di dalam melakukan akuisisi dan waspadalah terhadap perusahaan yang menelan banyak akuisisi besar, hanya untuk memuntahkannya kembali pada akhirnya. Kalau perusahaan bisa mendapatkan laba dari aksinya ini sih bagus tapi kalau tidak ?
2.       Perusahaan adalah pecandu OPM.
Meminjam uang atau menjual saham untuk mengumpulkan segunung uang orang lain.
Tindakan ini bisa membuat perusahaan sakit seolah-olah sedang tumbuh walaupun bisnis yang melandasi perusahaan sesungguhnya tidak bisa menghasilkan kas dalam jumlah cukup.
3.       Perusahaan adalah “ johny one note “.
Perusahaan yang bergantung pada satu atau segelintir pelanggan untuk sebagian besar pendapatannya. Jika perusahaan hanya memiliki 1 atau 2 pelanggan maka hal ini bisa membuat perusahaan berisiko jika pelanggannya lari tapi jika perusahaan memiliki 10 pelanggan dan yang lari hanya 2 maka masih ada sisa 8 pelanggan lagi untuk menciptakan pendapatan.
Saat anda mempelajari sumber pertumbuhan dan laba, tetaplah mencari poin positif dan negative. Sinyal yang baik diantaranya :
1.       Perusahaan memiliki parit pertahanan yang lebar atau keunggulan kompetitif. Sejumlah perusahaan bisa dengan mudah diserang oleh gelombang amukan pesaing, sementara sebagian lain nyaris tak bisa ditaklukan. Beberapa kompetitif adavantage bisa memperlebar parit pertahanan perusahaan seperti :
A.      Identitas merk (brand) yang kuat sampai-sampai pembeli produknya membuat tattoo logo perusahaan itu di tubuhnya.
B.      Monopoli atau nyaris monopoli di pasar.
C.      Kemampuan memasok barang atau jasa dalam jumlah sangat besar dengan harga murah.
D.      Aset tak berwujud yang unik yang resep rahasianya pada sirup dengan rasa khas tidak memiliki nilai fisik nyata namun tetap memiliki pelanggan yang tak terhitung jumlahnya.
E.       Perusahaan adalah pelari marathon dan bukan pelari jarak pendek. Dengan melihat kebelakang pada laporan laba rugi, anda bisa melihat apakah pendapatan dan laba bersih tumbuh dengan lancer dan mantap selama 10 th terakhir. Perusahaan yang bertumbuh terlalu cepat cenderung menjadi terlalu panas dan lalu terbakar.
F.       Jika laba atau pendapatan tumbuh 10 th terakhir pada kisaran 6%-7% maka tingkat pertumbuhan tersebut cenderung akan berlanjut. Namun target pertumbuhan 15% yang ditetapkan oleh banyak perusahaan terasa sangat tinggi karna nilainya 100% lebih tinggi dari rerata kisaran pertumbuhan yang sebelumnya bisa diraih oleh perusahaan. Ibaratnya seorang pelari rerata menempuh jarak 6-7 kilo se hari tapi pada suatu ketika ia mengikuti lomba lari dengan jarak 15 kilo dan hal ini jauh diatas kemampuan si pelari tersebut.
G.     Perusahaan menyemai lalu menuai. Tak peduli seberapa bagus produknya atau seberapa kuat merknya, sebuah perusahaan harus membelanjakan sejumlah uang untuk mengembangkan bisnis baru. Walaupun pengeluaran bagian riset dan pengembangan bukan merupakan sumber pertumbuhan hari ini tapi hal itu bisa menjadi sumber di masa depan terutama jika perusahaan memiliki bukti catatan adanya usaha peremajaan bisnisnya dengan berbagai gagasan dan peralatan baru. Sebagai contoh pada tahun 2002 perusahaan procter and gamble menghabiskan sekitar 4% dari pendapatannya utnuk riset dan pengembangan, sementara perusahaan 3M membelanjakan 6.5% dan Johnson and Johnson 10.9%. Dalam jangka panjang, perusahaan yang tidak mengeluarkan sepeserpun untuk riset dan pengembangan sama rentannya dengan perusahaan yang membelanjakan terlalu banyak.

Kualitas manajemen
Executive perusahaan harus mengatakan :
1.       Apa yang akan mereka kerjakan.
2.       Mengerjakan apa yang mereka katakana.
Bacalah laporan keuangan tahun-tahun sebelumnya untuk melihat ramalan apa yang dibuat oleh para manajer dan apakah mereka berhasil atau gagal mencapainya. Manajer harus dengan jujur mengakui kegagalannya dan bertanggung jawab atasnya.
Alih-alih menunjuk kambing hitan serbaguna seperti kata “ekonomi”, “ketidak pastian”, atau “kelesuan pasar”. Periksa apakah nada dan substansi kata pengantar dari pimpinan tetap konstan atau berfluktuasi. Dua pernyataan ini juga membantu anda menentukan apakah orang-orang yang menjalankan perusahaan akan bertindak berdasarkan kepentingan orang-orang yang memiliki perusahaan.

Membaca catatan kaki sebuah laporan keuangan yang biasanya terletak pada halaman-halaman belakang dari sebuah laporan keuangan untuk melihat ulasan, yang pada biasanya berisi mengenai hutang, opsi saham, pinjaman kepada pelanggan, cadangan terhadap kerugian, dan factor-faktor resiko yang bisa menggerogoti laba.

Disadur dari buku "The Intelligent Investor" karangan Benjamin Graham.